Google Translate

Rabu, 06 Juli 2011

Penjaga Sekolah yang Tidak bisa Membaca

Ada seorang pria yg buta huruf bekerja sebagai penjaga sekolah. Sudah kurang lebih 20 tahun dia bekerja disana. Suatu hari kepala sekolah itu digantikan dan menerapkan aturan baru. Semua pekerja harus bisa membaca dan menulis. Maka penjaga yg buta huruf itu, terpaksa tidak bisa bekerja lagi. Awalnya, dia sangat sedih. Dia tidak berani langsung pulang ke rumah dan memberitahukan istrinya. Dia berjalan pelan menelusuri jalanan.

Tiba-tiba muncullah ide untuk membuka kios di jalanan itu. Tidak disangka, usahanya sukses, dari 1 kios sampai jadi beberapa kios. Kini dia jadi seorang Pengusaha yg sukses dan kaya. Suatu hari, dia pergi ke bank untuk membuka rekening, namun karena buta huruf, dia tidak bisa mengisi formulir dan karyawan bank membantunya. Karyawan Bank berkata, : “Wah, Bapak buta huruf saja bisa punya uang sebanyak ini, apalagi kalau bisa membaca dan menulis, pasti lebih kaya lagi.”

Dengan tersenyum dia berkata, “Kalau saya bisa membaca dan menulis, saya pasti masih menjadi penjaga sekolah.” Apa yg merupakan musibah, bisa saja BERKAH.

Dibalik masalah, pasti ada Berkat. Jadi sikapilah dengan SABAR dan BIJAK …

NB: Lakukanlah bagian kita secara maksimal dan biarlah TUHAN melakukan bagianNYA. Sekalipun seolah-olah tiada pertolongan dan jalan keluar dalam masalah dan pergumulan hidup kita. MENGALIRLAH SEPERTI AIR dan JANGAN PERNAH BERONTAK MENYALAHKAN TUHAN. Karena manusia hanya mengetahui apa yang di depan mata, tetapi TUHAN MENGETAHUI JAUH KEDEPAN TENTANG RENCANA YG INDAH BAGI MEREKA YG MENGASIHI DIA.

sumber

Senin, 04 Juli 2011

Diputusin Pacar? Dia yang Seharusnya Sedih, Bukan Anda

Jangan pernah menyentuh hidup seseorang kalau itu hanya akan menghancurkan perasaannya.

Jangan pernah menatap matanya jika semua yang kamu lakukan hanya bohong.

Hal yang paling kejam adalah membiarkannya jatuh cinta sementara kamu tidak mencintainya.

Suatu hari, seseorang yang sedang putus cinta menangis di taman, saat itu datang seorang ahli filsafat bertanya padanya, “Kenapa kamu menangis?”

Orang itu menjawab, “Aku sangat sedih, kenapa dia meninggalkanku?”

Lalu ahli filsafat itu tertawa sambil berkata, “Kamu bodoh sekali!”

Lalu orang itu menjawab, “Kamu ini bagaimana? Aku sedang putus cinta sudah cukup menyedihkan, tak apalah kalau kamu tak membujukku, tapi kamu masih juga menertawaiku!”

“Bodoh, kamu tak perlu sedih, karena yang seharusnya sedih adalah dia,” kata orang filsafat.

“Kenapa dia yang bersedih, kan dia yang memutuskan ku?”

Kata orang itu, “Karena kamu hanya kehilangan orang yang TAK mencintaimu, tetapi dia kehilangan orang yang SANGAT mencintainya,” jawab ahli filsafat itu.

Jangan tertarik kepada seseorang karena parasnya, sebab keelokan paras dapat menyesatkan. Jangan pula tertarik kepada kekayaannya, karena kekayaan dapat musnah. Tertariklah kepada seseorang yang dapat membuatmu tersenyum. Karena, hanya senyum yang dapat membuat hari-hari yang gelap menjadi cerah.

Semoga kamu menemukan orang seperti itu, amin..