Kita tak akan pernah bisa menyepuh ulang segala impian
dan kenangan yang meranggas perlahan di ringkih hati
lalu menyemai harap, segalanya akan kembali seperti semula
“Karena apa yang tertinggal,” katamu,”seperti sisa jejak kaki
di bibir pantai yang lenyap terhapus hempasan ombak”
Kita hanya akan bisa bersenandung merepih pilu
Dan membuat segenap angan terbang liar mencabik cakrawala
seraya menyimpan segala asa dan rindu pada diam,
pada keheningan
pada lagu lama yang kita lantunkan
dan bergema lirih hingga ke sudut sepi sanubari
“Karena apa yang kini ada”, ucapmu lagi,”Adalah tempat dimana
angin segala musim bertiup dan arus semua sungai bermuara yang kerap
membuat kita gamang pada pilihan : meniti samar masa depan ataukah
menggenggam nostalgia dan ikut karam bersamanya”
sumber
Banyak Kata Mutiara, Kisah Inspiratif, dan Kalimat-Kalimat yang Akan Membuka Pikiran Anda untuk Menjadi Orang yang Lebih Dewasa
Google Translate
Rabu, 27 April 2011
Selasa, 26 April 2011
Usaha Sesegera Mungkin
Pak Mario, saya hampir pensiun.
Kapan sebaiknya saya mulai berbisnis sendiri?
Sahabat saya yang baik hatinya,
...Mulailah seawal mungkin.
Jika sudah terlambat?
Sesegera mungkin.
Caranya?
Mulai dari yang bisa Anda kerjakan, untuk menguntungkan orang lain.
Mengapa demikian?
Rezeki selalu berkenaan dengan yang Anda lakukan untuk orang lain.
Apa jaminannya?
Kebaikan hati Anda.
Pasti?
Berdoalah.
Mario Teguh
Kapan sebaiknya saya mulai berbisnis sendiri?
Sahabat saya yang baik hatinya,
...Mulailah seawal mungkin.
Jika sudah terlambat?
Sesegera mungkin.
Caranya?
Mulai dari yang bisa Anda kerjakan, untuk menguntungkan orang lain.
Mengapa demikian?
Rezeki selalu berkenaan dengan yang Anda lakukan untuk orang lain.
Apa jaminannya?
Kebaikan hati Anda.
Pasti?
Berdoalah.
Mario Teguh
Langganan:
Postingan (Atom)