Google Translate

Senin, 27 Juni 2011

Tabur Kejujuran Walau hanya di Dalam Pot Kecil

Seorang CEO hendak mewariskan perusahaan besar kepada karyawan terbaiknya.

Untuk itu ia memanggil seluruh karyawannya, memberikan masing-masing sebutir BENIH di tangannya dan berkata, “Sirami dengan teratur, rawat, dan kembalilah setahun dari sekarang dengan membawa tanaman yang tumbuh dari benih ini. Yang TERBAIK, pemiliknya akan menjadi penggantiku sebagai CEO perusahaan ini.”

Seorang karyawan, Rahmat, pulang ke rumah. Setiap hari disiraminya dengan air dan pupuk. Setelah 6 bulan, di kantor, eksekutif lainnya saling membicarakan tanaman mereka, sedangkan Rahmat melihat TIDAK ADA PERUBAHAN yang terjadi pada benih miliknya.

IA MERASA GAGAL..

Setelah setahun, seluruh eksekutif menghadap CEO, memperlihatkan hasil benih tersebut. Rahmat berkata pada istrinya bahwa ia tidak akan membawa pot yang kosong, namun istrinya mendorongnya untuk menyatakan yang sebenarnya. Rahmat menyadari bahwa istrinya menyarankan HAL YANG BENAR.

Memasuki ruangan meeting, Rahmat membawa sebuah pot kosong. Seluruh mata memandangnya kasihan. Ketika Sang CEO memasuki ruangan, ia memandang keindahan seluruh tanaman itu, hingga akhirnya berhenti didepan Rahmat yang tertunduk malu. Sang CEO memintanya ke depan dan menceritakan TRAGEDI yang menimpanya.

Ketika ia selesai bercerita, Sang CEO berkata, “Berikan tepuk tangan yang meriah untuk Rahmat, CEO yang baru”.

Ia berkata, “Aku memberikan kepada kalian sebutir benih yang sebelumnya TELAH KUREBUS DI AIR PANAS hingga mati dan tidak mungkin untuk tumbuh. Melihat bahwa benih itu tidak tumbuh, kalian menukarnya dan berbohong kepadaku. Lain halnya dengan Rahmat, dia mau berkata yg sebenarnya terjadi.”

Tabur KEJUJURAN, menuai KEPERCAYAAN
Tabur KETEKUNAN, menuai KEMENANGAN
Tabur KERJA KERAS, menuai KESUKSESAN
Jangan TAKUT menjalani Jika itu BENAR

sumber

Minggu, 26 Juni 2011

Penampilan Menentukan Hidupmu

Waktu itu saya buka Facebook. Di sana saya melihat status milik teman-teman saya.
Tiba-tiba pandangan saya terhenti ketika membaca ada sebuah status yang telah disukai oleh 67 orang dan berisi 108 komentar. Yang lebih mengejutkan saya adalah kenyataan bahwa ternyata isi status sang wanita itu hanyalah “huh pusinkk”
Status sampah semacam itu bisa mendapatkan reputasi sehebat itu adalah sesuatu yang aneh menurut saya.
Lalu saya coba buka profil wanita tersebut. Ketika melihat fotonya yang ada di pikiran saya saat itu hanyalah “wow cantik sekali”

Semua tampak jelas sekarang. Saya paham kenapa dia bisa mendapatkan reputasi status facebook sehebat itu. Semua karena penampilannya.

Sejak saat itu saya percaya bahwa “90% keberhasilan seseorang ditentukan oleh penampilan”

Oleh karena itu, saya mengajak para pembaca untuk menjaga penampilan.
Jadilah pribadi yang indah, yang anggun, sehingga kemungkinan kita untuk berhasil itu semakin besar. Kalau memang penampilan kita kurang, berusahalah. Lakukan hal-hal yang bisa memperindah penampilan kita. Paling tidak buat diri anda indah di depan orang lain. Kalau anda ingin pergi melamar pekerjaan, gunakanlah baju terbaik anda. Kalau tidak ada, anda usahakan baju anda yang biasa-biasa itu menjadi lebih menarik untuk dilihat. Yang terpenting pencitraannya.
Ingat, pencitraan bukanlah berbohong atau buakn menjadi diri anda, pencitraan itu memberikan kebahagiaan pada orang lain melalui hal-hal yang bersifat duniawi.

Berusahalah memiliki penampilan yang meyakinkan di depan orang-orang yang anda ingin utnuk dipercayai.